Field trip kali ini mengesankan sekali, selain tempatnya yang menarik, temen-temen KlubSinau banyak yang datang. Ada lagi yang perlu didokumentasikan, yaitu perjalanan menuju planetarium soalnya aku dan kiyu menempuh perjalanan melalui 3 alat transportasi: motor menuju terminal, bus lewat tol ke Perak, dan becak, sisanya jalan kaki di area akademi AL yang sangat luasss rasanya gedung planetariumnya gak ketemu-ketemu :) ).
Kiyu ke planetarium

Berikut cerita seputar field trip kami:

dari museum satu ke museum lainnya
Museumnya banyak banget dan dibagi-bagi dalam beberapa ruangan sesuai temanya, aku lupa berapa ruangan yang udah dimasuki. Guidenya cepet banget, baru masuk ruang museum senapan, trus keluar lagi. Mungkin karena aku jagain kiyu yang lari sana sini mengeksplorasi sendiri tanpa dengerin guidenya. Yang menarik versi aku ada baju selam milik Angkatan Laut yang aku pikir sebelumnya baju astronot habis otakku kepikiran planetarium aja :) ). Buktinya nii fotonya:. Kalo kiyu paling lama ngamati miniatur tentara yang lagi menggendong temennya yang berlumuran darah habis perang. Barang lain lagi yang menarik bagi kiyu kemudi kapal laut, lamaaaa sekali main yang satu ini bersama kak Mayra, kiyu yang nyetir kak Mayra (sudah lancar baca) yang mainin tombol maju penuh, maju pelan, stop, mundur pelan, mundur penuh. “Tit stop” kata mayra, “tit jalan” kata kiyu.

masuk ruang planetarium
bagi kiyu: ruangan sangat dingin seperti Royal Plaza =)). Nyeletuk: Bapak gak ikut ya. “Ayo bapak ikut ke planetarium lihat planet-planet sama matahari”. Ada rasi bintang layang-layang dan rasi bintang Scorpion (kalajengking).

kemampuan sosialisasi semakin baik
Kali ini kiyu adaptasinya lebih cepet dari sebelumnya, mungkin karena kami datang lebih awal dan kiyu ditemani sama cece Jeny sepupunya Pandu yang kata mbak Maria lagi pengen punya adik :) ).
Mungkin karena aku datang lebih awal, jadi udah beradaptasi kiyu bisa tampil apa adanya diantara temen2nya yang ketemu sebulan sekali.