
Sebenarnya ini bukan ide orisinilku, cuma aku kehilangan jejak link blognya untuk dicantumkan di sini. Cara paperless corat-coretnya adalah:
1. Ambil amplop mika/transparan ukuran A4, lebih bagus lagi kalo warnanya putih.
2. Masukkan worksheet, majalah, atau pola tulisan orang tua.
3. Nah anak siap corat-coret di amplop mikanya menggunakan boardmarker non permanent. Kalo mau mengulang corat-coret lagi tinggal dihapus, jadi gak perlu ngeprint worksheet lagi atau meninggalkan jejak corat-coret di majalah yang membuat majalah ini tidak dapat diwariskan ke adiknya, haha.
Si empunya ide menggunakan cara ini untuk menjiplak huruf hijaiyah saat anaknya belajar menulis huruf hijaiyah. Kalo aku untuk belajar bermain game maze, di gambar atas adalah permainan maze Binoo yang lagi mencari jalan menuju Toopy. Karena Kiyu menikmati menulis pake boardmarker ini yang bisa dihapus, maka aku lanjutkan ke worksheet shadow match. Setelah itu Kiyu aku tinggal ke kamar nenenin adiknya. Keluar dari kamar, surpriseeee!!!! Kiyu punya cara paperless lain:

Write a Comment