Kiyu
Sebelumnya aku mo cerita tentang surga dan neraka ala Kiyu. Sebagai dokumentasi cerita masa kecil anak-anak. Kiyu bercerita di surga ada banyak barang apa aja yang dia mau, sambil melirik barang-barangnya dia sebutkan, “baju, mainan, buku, tenda, …”. Lalu aku tanya, “Ooo barang-barangnya kak Kiyu ntar di bawa ke surga ya?”. “Iya”, gitu jawabnya ^-^. Okelah kalau begitu, konsep “apa aja” yang baik2 di surga seperti yang dijanjikan Allah cukup mengena.

Lalu tentang neraka, begini bilangnya, “Biarin bapak di neraka, bapak marah, kak kiyu enak di surga”, kadang begini, “Iiiiiiiihhhh mama marah, biarin mama di neraka”. Eng ing eng, yang berarti Bapak dan Mamanya sedang tidak sabar bermain dengan Kiyu :D . Maaf ya nak… Lalu bapaknya dateng, nanya-nanya dan memberi wejangan :D , “Kalo anak gak nurut sama orang tua… susah dibilangin, juga masuk neraka…”. Hehe semoga kami dalam hal ini tidak salah berkata-kata.

Tentang doa, aku dulu pernah ngajari berdoa terima kasih telah dapat rejeki makan jajan. Lalu sepulang kami hunting ensiklopedi, buku, dan majalah bekas di Blauran, yang aku anggap biasa-biasa aja karena bekas. Bagi kiyu ternyata istimewa, tiba-tiba habis sholat kiyu doa, “Makasih ya Allah kak Kiyu sudah makan jajan dan beli buku baaanyak”. Oh anakku!!!

Lain waktu, aku pergi sendiri beli sandal untuk adiknya yang udah 1 tahun (waduw gak kerasa!) buat jalan-jalan pagi. Sepulangnya aku cobakan ke adiknya, seneng dong si adik, lalu kakaknya?. Gak dibelikan… karena memang masih ada beberapa dan belum butuh beli lagi. Tak lama kemudian waktu adzan maghrib, Kiyu wudhu dan sholat. Lalu berdoa, aku sama tantenya saling pandang berusaha dengerin dan ketawa ngakak. Aku nanya kak Kiyu, “Kak berdoa gimana? Ya Allah kak Kiyu minta sandal bagus??”. “Enggakkkk…”, “Kak Kiyu doa, Makasih ya Allah adik El dibelikan sandal baru dan bagus”. Oohhhhhh.. Alhamdulillah, trenyuh sekali aku, rupanya Kiyu emang jarang sekali cemburu sama adiknya.