<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nikenike &#187; Sekitar Kita</title>
	<atom:link href="http://nikenike.net/blog/category/sekitar-kita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nikenike.net</link>
	<description>read my Blog, visit my Shop. Enjoy it!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 May 2010 00:14:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tupperware Party Menghias Es Krim</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2010/05/14/tupperware-party-menghias-es-krim/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2010/05/14/tupperware-party-menghias-es-krim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 05:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nikenike.net/blog/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Tupperware I love you!. Terlepas dari usahaku memasarkan produk tupperware. Memang patut diakui produknya memang ok banget, dan membuat ketagihan ingin membeli dan membeli terus. Tapi, gak seru rasanya kalo mendapatkan produk Tupperware tanpa usaha melalui prestasi keberhasilan menjual produk ini. Karena memang kesempatan untuk itu ada di proses menjalankan bisnis tupperware. Jadi tidak mendidik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tupperware I love you!. Terlepas dari usahaku memasarkan produk tupperware. Memang patut diakui produknya memang ok banget, dan membuat ketagihan ingin membeli dan membeli terus. Tapi, gak seru rasanya kalo mendapatkan produk Tupperware tanpa usaha melalui prestasi keberhasilan menjual produk ini. Karena memang kesempatan untuk itu ada di proses menjalankan bisnis tupperware. Jadi tidak mendidik konsumtif kan.</p>
<p>Nah, aku coba mengadakan tupperware party. Karena aku cinta anak-anak, maka acaranya disertai menghias es krim untuk anak-anak. Jadi orang tuanya dapat pengalaman tahu produk tupperware yang berkualitas dan tepat guna, anak-anaknya juga dapat pengalaman berkreasi sesukanya.</p>
<p>Tapi sayang sekali, karena aku kurang sip bersosialisi dengan tetanggaku karena rumah kontrakanku yang depan sampingnya masih jarang ditempati dan jaraknya berjauhan, maka yang datang kurang optimal. It&#8217;s OK, jadi masukan untuk selanjutnya.</p>
<p>Inilah dokumentasi tuppy partyku. Itu ada produk chopper (berwarna merah) yang sempat digunakan saat menghancurkan oreo untuk topping es krim. Hadiah untuk aku si Nyonya Rumah, <a href="http://nikenike.net/blog/shop/tupperware/pocket-freezer-mate-with-dial/">Pocket Freezer Mate</a>!. Whoaaa, pas produk impianku. Thanks Tupperware.</p>
<p><center><img src="http://farm2.static.flickr.com/1252/4605894414_7a7b1d4b6a_o.jpg" alt="Tupperware party menghias es krim" /></center></p>
<p>Mau jadi <a href="http://nikenike.net/blog/shop/mau-tupperware-gratis/">nyonya rumah</a> juga, kontak aku ya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2010/05/14/tupperware-party-menghias-es-krim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulang Tahun Yang Sama Pertama Kalinya</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2010/02/24/ulang-tahun-yang-sama-pertama-kalinya/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2010/02/24/ulang-tahun-yang-sama-pertama-kalinya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 16:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[0-2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[2-4 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[El]]></category>
		<category><![CDATA[Kiyu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nikenike.net/blog/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Sayang banget kalo dilewatkan. Inilah pertama kalinya Kiyu dirayakan ulang tahunnya plus ortunya merasakan senangnya melihat 2 anak ultah bareng tanggal 19 Januari  . Ulang tahun dirayakan di Gambirono, Jember, kampung halamanku. Kue tartnya pesan di dekat rumahku yang ada di desa. Sebenarnya gak muluk-muluk pesan tartnya, untuk El temanya kucing terserah bentuknya apa, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sayang banget kalo dilewatkan. Inilah pertama kalinya Kiyu dirayakan ulang tahunnya plus ortunya merasakan senangnya melihat 2 anak ultah bareng tanggal 19 Januari <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ulang tahun dirayakan di Gambirono, Jember, kampung halamanku. Kue tartnya pesan di dekat rumahku yang ada di desa. Sebenarnya gak muluk-muluk pesan tartnya, untuk El temanya kucing terserah bentuknya apa, untuk Kiyu temanya kalo gak kereta Thomas, Buaya, atau SpongeBob sebisa yang buat tart. Tapi gitu aja si pembuat tart mengeluh kesulitan dan bilang sama sodaraku, &#8220;aduuhhh aneh-aneh aja  pesenan anaknya Pak Tris itu&#8221;, hihi emang temanku <a href="http://chefwannabe.wordpress.com/">Yulia</a> atau <a href="http://cookmary.blogspot.com/">mbak Maria </a>yang jago decorate cake!. Tapi hasilnya bagus kok, karena aku gak bisa membuat sebagus itu ^_^.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-417" title="kiyu_ultah" src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/kiyu_ultah.jpg" alt="kiyu_ultah"  /></p>
<p>Tidak kusangka Kiyu cukup senang dengan seremonial ultah. <span id="more-412"></span>Sesaat setelah lilin dinyalakan Kiyu langsung meniupnya, padahal belum waktunya, ini terulang berkali-kali. Akhirnya nyanyi2 dulu baru lilin dinyalakan, abis itu &#8220;Bwuuhhhh!&#8221;, dan Kiyu langsung lari malu-malu memeluk Omanya <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Saat potong kue, Kiyu asyik banget memotong bagian per bagian sponge bob, matanya, kakinya, tangannya, dikasihkan ke bapak, mama (ini aku yang maksa mode on ^-^), mbah kung, dan mbah uti.</p>
<p>Kalo untuk El, seperti biasa saat semua nyanyi-nyanyi El langsung bergoyang-goyang ala dirinya dan bertepuk-tepuk. Saat lihat rekamannya El gemes pengen tiup lilin, setelah itu El suka niup-niup kapas, sedotan, dll.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-418" title="QL_ultah" src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/QL_ultah.jpg" alt="QL_ultah" width="469" height="236" /></p>
<p>Selamat ulang tahun anak-anakku semoga diberi kesehatan, sholeh, dan kreatif. Buat teman-teman kecil, makasih ya sudah dateng meramaikan ultah. Makasih juga buat mbah Uti yang udah memasak bakso dan membuat es krim untuk jamuan ultah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2010/02/24/ulang-tahun-yang-sama-pertama-kalinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>El Dan Musik, Enrichment atau Dibatasi Saja?</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2010/01/15/el-dan-musik-enrichment-atau-dibatasi-saja/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2010/01/15/el-dan-musik-enrichment-atau-dibatasi-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 15:47:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[0-2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[El]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Eksplorasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nikenike.net/blog/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan tentang El yang peka dengan suara, di umurnya yang hampir satu tahun ini El semakin menunjukkan kepekaannya dengan suara khususnya musik. Misalnya saja ketika lagi duduk-duduk di bawah meja kerja Bapaknya (agaknya ini jadi rumah kecilnya El) lalu terdengar suara backsound Metro TV pertanda back from iklan, El buru-buru merangkak keluar kamar segera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan tulisan tentang<a href="http://nikenike.net/blog/2009/12/01/eksplorasi-suara-ala-el/"> El yang peka dengan suara</a>, di umurnya yang hampir satu tahun ini El semakin menunjukkan kepekaannya dengan suara khususnya musik. Misalnya saja ketika lagi duduk-duduk di bawah meja kerja Bapaknya (agaknya ini jadi rumah kecilnya El) lalu terdengar suara backsound Metro TV pertanda back from iklan, El buru-buru merangkak keluar kamar segera nonton TV. Segera setelah suara musik yang cuman 30 detik itu habis, El kembali main lagi.<br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4048/4276147021_0b5b291373_o.jpg" width="448" height="300" alt="El dan Musik" /><br />
Yang lebih lucu dan menggemaskan, El punya gaya menari sendiri gak niru siapapun dan gerakannya itu lho bisa pas dengan musiknya. Kalo musiknya slow goyangin tanggannya sambil duduk. Kalo musiknya ngebeat langsung berdiri pegangan meja komputer sambil memukul-mukulkan kakinya. Trus bergantian goyang-goyang kepala, gerak-gerakin tangan, lalu kakinya. Kadang ngepasin gaya, berdiri gak pas, trus duduk, trus berdiri lagi ^-^.</p>
<p>Saat terpikir ingin menulis tentang ini, aku sedang nonton acara Kick Andy seri <a href="http://kickandy.com/theshow/2009/12/25/1749/1/1/1/TUNAS-TUNAS-HARAPAN-BANGSA">Tunas-Tunas Harapan Bangsa</a>. <span id="more-378"></span>Menurut psikolognya, bakat anak paling mudah dilihat dari garis keturunannya. Misalnya anak yang pintar main hola hop dengan aneka gaya dan variasi diameter hola hop yang mencapai 2 meter itu, berasal dari rumpun ayah ibu yang cerdas kinestetik, ayahnya bisa taekwondo, ibunya penari. Kalo mikir El yang penikmat musik itu, aku jadi mereka-reka rumpun kami (aku dan suami) orang teknik khususnya IT, gak ada seni-seninya, meskipun kata Wordpress code is poetry ha ha. Tapi aku jadi ingat suamiku ini juga punya kepekaan yang bagus pada musik meskipun tidak dieksplore, bisa main musik dan pinter&#8230; joget! hihihih yang kenal suamiku pasti ketawa. Lo ini nyeritain El apa ngerasani suami ya? <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ah hanya deteksi bakat anak di umurnya yang sangat dini. Belum tentu juga bakat El yang menonjol adalah musik. Oh ya mengenai musik, ada <a href="http://seni.musikdebu.com/">berbagai pendapat ulama</a> yang membolehkan dan tidak membolehkan bermusik . Lalu pertanyaannya apakah akan memberikan enrichment di bidang musik jika memang El berbakat atau membatasi dengan alasan khawatir kita sebagai orangtuanya salah memberi bimbingan yang mengarah ke syubhat dan menyebabkan anak akan terjerembab ke dalam kebathilan?. Kalo sekarang pilihanku ingin seperti yang pernah dilakukan almarhum Gus Dur, yang kata putrinya, &#8220;Bapak tidak pernah berkata tidak boleh atau jangan, bapak selalu bilang kalo belok kanan itu nanti begini-begini, kalo belok kiri itu nanti begini-begini. Kamu tahu mana jalan yang baik bagi kamu&#8221;. Hmm sounds good, tapi praktiknya rada susah. Let&#8217;s learn!.</p>
<p>Halo teman-teman kajianku dulu, apa kabar?, apakah terpikir hal yang sama?.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2010/01/15/el-dan-musik-enrichment-atau-dibatasi-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enaknya bisa boso kromo</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/11/19/enaknya-bisa-boso-kromo/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/11/19/enaknya-bisa-boso-kromo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 12:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[boso kromo]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/11/19/enaknya-bisa-boso-kromo/</guid>
		<description><![CDATA[Make bahasa Indonesia emang maknyus, hampir semua orang di negri ini mengerti dengan baik. Tapi untuk beberapa hal, bahasa daerahpun perlu dikuasai terutama untuk lobying. Lobi sama sapa emang? Tukang sayur, wakakakaka! Eit, pernah temen kerjaku dulu minta diajari bahasa madura buat nego2 sama pengusaha besi tua, konon kalo mengerti madura lebih gampang juga negonya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Make bahasa Indonesia emang maknyus, hampir semua orang di negri ini mengerti dengan baik. Tapi untuk beberapa hal, bahasa daerahpun perlu dikuasai terutama untuk lobying. Lobi sama sapa emang? Tukang sayur, wakakakaka! Eit, pernah temen kerjaku dulu minta diajari bahasa madura buat nego2 sama pengusaha besi tua, konon kalo mengerti madura lebih gampang juga negonya. Cuma sayangnya aku madura pasif. Di pasar grosir, bermacam-macam orang ada, kalo kita bisa menguasai banyak bahasa misal jowo kromo, madura rada halus, mandarin, waaa oke tu acara nego-nego harga2 dan mereka merasa lebih dihargai jika kita bisa melebur ke dalam bahasa mereka.<br />
Kampung halaman tempat aku dibesarkan yaitu desa Gambirono, Bangsalsari, Jember, Jawa Timur, bahasa sehari-harinya gak jelas, banyak kata serapan dari bahasa jawa kasar dan madura kasar, dan tak pernah berboso ria. Tapi kalo bertandang di rumah sodara terutama ke mbah-mbah kudu boso kromo, nah lo, piye ki. Akhirnya kalo sama orang yang lebih tua dan &#8220;menuntut&#8221; di boso kromoi aku jadi banyak diem, kalo ngomong belepotan. Dan ini dia yang  akhirnya jadi kebawa sampe sekarang, kurang terbiasa komunikatif sama orang tua.<br />
Dulu ketika kang amru menyampaikan proposal pernikahan, cieee, karena tahu beliaunya  asli madiun yaitu tempatnya orang jawa alus, aku langsung bilang: &#8220;Aku gak bisa boso kromo loo&#8230;!&#8221;. Untungnya ibu mertuaku orangnya gaul, hihihi maksudnya bukan tipe yang menuntut boso kromo. Pertama kali ketemu, aku diajak bahasa Indonesia. Tapi lama-lama, aku sedikit-sedikit berkromo ria meskipun aku jadi terlihat agak o&#8217;on. Habisnya otakku rada error, kalo tak query aku minta boso kromonya A, yang keluar malah kata bahasa Inggris, wataaaawwww!!!, meskipun aku ni gak terbiasa ngomong bhs inggris juga. Guru pertamaku belajar boso kromo, bukan suamiku seperti yang pernah ia janjikan dulu (tsah!), tapi ponakan di madiun yang umurnya 5 tahunan!. Dia suka cerita, tapi ya gitu ceritanya dalam bahasa krama, aduh maaak!, aku jadi susah ngemongnya.<br />
Kalo dibandingin sama dulu,</p>
<p><span id="more-179"></span>yaa perkembangannya cukup bagus lah, learn by doing, jadi gak perlu les boso kromo di &#8220;EF&#8221;!. Efeknya bagus tuh, kalo ngadepi orang yang keliatannya masih suka berboso kromo jadi lebih luwes, dan aku terlihat lebih santun, ciee. Well, seharusnya memang kita harus cerdas bahasa. Gak pilih-pilih bahasa, dan memang ada orang mudah adaptasi dengan bahasa baru ada yang nggak. Kalo aku contohnya gak jauh2 seperti pak lek ku di madiun, bisa mudah diterima sama masyarakat, karena bisa berbahasa aktif madura halus (aslinya madura), jawa halus,bahasa arab, mungkin bhs inggris juga, gak ketinggalan bhs indonesia <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/11/19/enaknya-bisa-boso-kromo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sang Anak</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/11/15/sang-anak/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/11/15/sang-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 12:27:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Freedom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/11/15/sang-anak/</guid>
		<description><![CDATA[Sang Anak
Kahlil Gibran
Anakmu bukan milikmu
Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau
Mereka ada padamu, namun bukan hakmu
Berikan mereka kasih sayangmu,
tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,
Yang tiada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Sang Anak</h3>
<h4>Kahlil Gibran</h4>
<p><img src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/kiyu_sanganak.jpg" alt="Sang Anak" align="left" />Anakmu bukan milikmu<br />
Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri<br />
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau<br />
Mereka ada padamu, namun bukan hakmu</p>
<p>Berikan mereka kasih sayangmu,<br />
tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,<br />
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri.<br />
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya,</p>
<p>Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,<br />
Yang tiada dapat kaukunjungi, sekalipun dalam impian.</p>
<p>Kau boleh berusaha menyerupai mereka,<br />
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.</p>
<p>Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,<br />
Pun tidak tenggelam di masa lampau.</p>
<p>Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur.<br />
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,<br />
Dia merentangmu dengan kekuasaanNya,<br />
Hingga anak panah itu melesat jauh, serta cepat.</p>
<p>Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,<br />
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,<br />
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.</p>
<p><span id="more-175"></span>Puisi ini dikutip dari buku Rumah Iklan, Bondan Winarno, 2008. Ceritanya puisi ini pernah jadi iklan layanan masyarakat di tahun 1978, tapinya iklan ini bikin marah pemerintah. Nah kalo munculnya sekarang, mungkin sudah banyak orang tua yang punya pemikiran yang sama atau tidak kolot. Namun ini munculnya di era orde baru, jadinya ada kemungkinan pemerintahnya tersinggung karena dianggap bertentangan dengan pewarisan nilai-nilai Angkatan 45.</p>
<p>Aku terkesima ketika membaca bait pertama, bahwa anak memang bukan buatan orang tua lalu seenaknya membentuk ini itu. Tapi bait kedua, &#8220;tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu&#8221;.<br />
Apa yg dimaksud bung Kahlil Gibran ini dengan bentuk pikiranmu? Apakah tidak boleh menghasud pikiran anak sama sekali? Bukannya justru orang tualah yang jadi guru pertama di awal-awal kehidupannya, entah disengaja ato tidak, karena pola hidup sehari-hari, pemilihan media, lingkungan, dan pendidikan untuk anak pastinya memberi kontribusi yang berarti pada pola pikiran anak. Bukan begitu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/11/15/sang-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gizi buruk anak-anak endonesiah</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/05/30/gizi-buruk-anak-anak-endonesiah/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/05/30/gizi-buruk-anak-anak-endonesiah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 19:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Hemat]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/05/30/gizi-buruk-anak-anak-endonesiah/</guid>
		<description><![CDATA[Kalo liat di berita, anak divonis gizi buruk kalo udah kulit berbalut tulang dan udah lunglai gak bisa bangun dari tempat tidur. Keadaan seperti ini katanya lebih banyak terjadi di luar pulau jawa, ini artinya pemerintah disalahin lagi karna udah gak rata mensejahterakan rakyatnya. Gizi buruk jadi momok bagi pemerintah, tapi mo gimana lagi udah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo liat di berita, anak divonis gizi buruk kalo udah kulit berbalut tulang dan udah lunglai gak bisa bangun dari tempat tidur. Keadaan seperti ini katanya lebih banyak terjadi di luar pulau jawa, ini artinya pemerintah disalahin lagi karna udah gak rata mensejahterakan rakyatnya. Gizi buruk jadi momok bagi pemerintah, tapi mo gimana lagi udah kadung terjadi. Tapinya sekarang kan era kapitalisme yah, jadinya orang yang serba kekurangan gak boleh nyalahin pemerintah, yaaa gak papa. Lah wong yang menjamin tiap-tiap yang bernyawa itu Tuhan, jadi minta tolongnya sama Tuhan aja&#8230;</p>
<p>Naa kalo denger yang seperti ini, kita-kita yang kebanyakan mempersembahkan hidup untuk keluarga (kita? hihi sori deh yang nggak) cuman bisa bilang sama anak-anak kalo makan ato minum susu itu dihabisin <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , mubadzir kasian yg gizi buruk.</p>
<p>Eit setelah googling niat pasang gambar tentang gizi buruk, ternyata banyak cara buat care seperti di careindonesia.or.id ato portalinfaq.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/05/30/gizi-buruk-anak-anak-endonesiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadang kita harus jadi mesin</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/04/04/kadang-kita-harus-jadi-mesin/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/04/04/kadang-kita-harus-jadi-mesin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 21:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[kerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/04/04/kadang-kita-harus-jadi-mesin/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman baikku yang kreatif lagi jenuh dengan pekerjaannya. Seperti waktu aku dulu yang hampir 1 tahun jenuh dengan pekerjaanku. Hasilnya emang tidak banyak yang bisa dihasilkan kecuali cuma mengeluh, capek rasanya dalam kondisi seperti ini. Now I&#8217;m a full day mom, emang aku jadi sedikit banget jenuh dibanding dulu padahal aku jarang keluar perumahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang teman baikku yang kreatif lagi jenuh dengan pekerjaannya. Seperti waktu aku dulu yang hampir 1 tahun jenuh dengan pekerjaanku. Hasilnya emang tidak banyak yang bisa dihasilkan kecuali cuma mengeluh, capek rasanya dalam kondisi seperti ini. Now I&#8217;m a full day mom, emang aku jadi sedikit banget jenuh dibanding dulu padahal aku jarang keluar perumahan dan aku orang yang gampang bosen, ya karena aku menikmati hari-hari membesarkan anak, cuma yang bikin gelisah karena aku belum bisa menghasilkan sesuatu selain membesarkan anak tadi.</p>
<p>Pernah aku bertanya pada temen lain. &#8220;Gak bosen kerja itu-itu mlulu?&#8221;, sambil ketawa dijawab, &#8220;Bosen? wajar lah, soalnya kerjaannya gini-gini aja. Kalo orang gak bosen itu malah yang aneh&#8221;.</p>
<p>Dulu waktu masih umur 20an aku nanya sama temenku cowok yang umurnya hampir sama, &#8220;Kalo seandainya kamu di tempat kerja dipentungi sama anak bosmu setiap hari apa yang kamu lakuin?&#8221;, dijawab, &#8220;Aku akan tetap sedia datang ke kantor setiap hari dengan keadaan yang sama dipentungin sama anak bos, karena anak istriku butuh makan dan susu makin hari makin mahal&#8221;. Geli juga denger jawabannya yang menurutku antara idealis dan realistis, soalnya dia tu belum nikah pikirannya udah kayak gitu. Yaaa gak semua orang si berpikir karena materi mulu.</p>
<p>People do not like machines, yang butuh dinamika, namun untuk ngadepi sebuah perubahan entah di sisi yang mana yang memungkinkan untuk dirubah butuh energi yang cukup besar. Jadi&#8230; sometimes we do like machines untuk SEMENTARA sampai kita berani dan siap untuk berubah.</p>
<p>He he sori ye aku kalo nulis suka kayak menggurui, padahal udah bolak-balik aku delete, ini cuma selintas pikiran aja.. selamat bekerja dan berkarya or all, untuk suamiku tersayang juga..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/04/04/kadang-kita-harus-jadi-mesin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nanny 911</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 17:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/02/03/nanny-911/</guid>
		<description><![CDATA[Ini acara reality show yang ditayangin Metro TV tiap hari sabtu jam 16.00. Kalo googling emang udah banyak si yang ngasih review dan kebanyakan reviewnya positif, aku boleh dong ngasih review dengan bahasa yang berbeda  . Nanny 911 ni agent yang siap membantu keluarga yang memiliki masalah seputar anak yang super bandel, sulit dikendalikan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini acara reality show yang ditayangin Metro TV tiap hari sabtu jam 16.00. Kalo googling emang udah banyak si yang ngasih review dan kebanyakan reviewnya positif, aku boleh dong ngasih review dengan bahasa yang berbeda <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Nanny 911 ni agent yang siap membantu keluarga yang memiliki masalah seputar anak yang super bandel, sulit dikendalikan, ketergantungan sama benda tertentu semisal dot, dll. Kebanyakan si keluarga yang sering ditampilkan yang punya banyak anak atau kadang kembar sampek 4 gitu. 3 Nanny yang akan ditugaskan diantaranya Deb, Stella, dan Yvonne. Setelah nonton &#8220;klip&#8221; kekacauan di keluarga yang sedang butuh bantuan, Lillian menganalisa permasalahan kemudian nunjuk nanny yang pas untuk ngatasi permasalahan keluarga tersebut. Kalo aku amati siy, nany Stella untuk masalah2 anak yang kurang disiplin atau ketergantungan sama benda tertentu karena karakter Stella yang keras dan tegas. Yvonne aku belum pernah nonton aksinya, sedang nanny Deb untuk anak-anak yang pemarah, pemukul, dan bandel karena karakter deb yang lebih lunak dan mampu berinteraksi lebih baik dengan anak-anak.</p>
<p>Dari cara Lillian memilih nanny, emang bener si kalo style parenting tiap orang tua itu bisa jadi baik untuk anak A, tapi  tidak cocok untuk anak B. Tapi kalo aku pribadi lebih cocok dengan metode nanny Deb yang banyak mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak kecil, semisal duduklah ketika berbicara dengan anak sehingga tinggi badan sejajar atau kita bisa kontak mata dengan baik, latih anak mengekspresikan  perasaannya semisal &#8220;aku jengkel karena&#8230;&#8221; kalo gak bisa dipancing dengan menebak &#8220;apa kamu jengkel karena&#8230; atau &#8230; &#8221; sampai anak bilang &#8220;ya.. dia siii gini&#8230;&#8221;, sehingga anak nggak mengekspresikan dengan menendang atau memukul lawannya, trus bernegosiasi dengan anak.</p>
<p>Enaknya disuguhkan acara seperti ini, kita jadi tahu betapa ruwetnya ngurus anak jika tidak dikendalikan sejak dini. Dan jadi tahu juga ooo ternyata kalo terlalu nurut kemauan anak, kalo terlalu possesif sama anak, kalo terlalu bawel sama anak, dll &#8230; jadinya kayak gitu dan ini disampaikan secara visual sehingga lebih banyak pelajaran yang bisa diambil(sebelum bosan sii <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) daripada sekedar membaca tips-tips parenting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Taaruf</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/tips-taaruf/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/tips-taaruf/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 May 2007 18:11:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2007/05/27/tips-taaruf/</guid>
		<description><![CDATA[&#8212;ditujukan buat yang sedang berburu teman setia ^_^&#8212;
Taaruf secara harfiah diartikan sebagai perkenalan. Taaruf yang akan saya obrolkan dalam tulisan ini adalah perkenalan menuju pernikahan. Perkenalan sebagaimana perkenalan dalam pertemanan adalah sebuah pembukaan dalam berteman. Pembukaan berarti belum melakukan berteman. Bisa jadi setelah asl/pls (hahaha pembukaan chatting ala bahulak  )Â  karna gak tertarik ya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8212;ditujukan buat yang sedang berburu teman setia ^_^&#8212;</p>
<p>Taaruf secara harfiah diartikan sebagai perkenalan. Taaruf yang akan saya obrolkan dalam tulisan ini adalah perkenalan menuju pernikahan. Perkenalan sebagaimana perkenalan dalam pertemanan adalah sebuah pembukaan dalam berteman. Pembukaan berarti belum melakukan berteman. Bisa jadi setelah asl/pls (hahaha pembukaan chatting ala bahulak <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )Â  karna gak tertarik ya gak jadi berteman. Jadi kalo selama taaruf sudah mencicipi apa yang ada dalam pernikahan berarti sudah bukan masuk kategori taaruf lagi.</p>
<p>Metode taaruf secara islami yang saya pahami yaitu mencari tahu kepribadian calon pasangan dengan memasang detektif-detektif untuk mengorek informasi dari orang-orang terdekatnya. Dari cerita beberapa keluarga yang sukses dengan metode ini mengaku metode tersebut lebih efektif (sori ya, tidak diteliti secara ilmiah, ceileee..) daripada mengorek langsung pada orangnya karena:<br />
1. perasaan cinta seringkali muncul terlalu awal meski sudah menyadari bahwa dia bukan orang yang tepat untuknya sehingga mekso untuk tetap memilih dia<br />
2. sulit sekali bagi orang lain untuk melalukan pengakuan dosa saat ini di depan orang lain, kecuali mengakui dosa yang lalu-lalu.</p>
<p>Dulu seorang teman yang ingin menggunakan metode taaruf, jadi bingung daftar pertanyaan apa yang harus saya titipkan kepada detektif saya agar pertanyaan tersebut mengena dan mewakili seluruh informasi yang seharusnya saya peroleh. <span id="more-141"></span><br />
Buat priotitas dulu, yaitu hal prinsip apa yang diinginkan? dan hal apa yang tidak disenangi? Contoh yang prinsip, biasanya cuman dikit misal 3 buah: agama, akhlak, pemikiran. Hal yang tidak disenangi: buruk rupa, pemboros, penggosip, perokok.<br />
Berikut contoh membuat daftar pertanyaannya (tentunya dengan mengaca pada diri sendiri dahulu):<br />
<b>Agama: </b><br />
kalo ingin yang ahli ibadah &#8220;Adakah amalan sunnah yang sudah jadi kebiasaan?&#8221;, karena mereka yang mampu merawat amalan sunnah, sudah hampir dipastikan amalan wajibnya tidak terbengkalai.<br />
<b>Akhlak: </b><br />
detektifku dulu yang kreatif memberi saran pertanyaan &#8220;Bagaimana perhatiannya dengan keluarganya?&#8221;. Ini pertanyaan bagus menurutku, karena dia yang sangat perhatian dengan keluarga sudah barang tentu besoknya keluarga akan jadi perhatian utama. &#8220;Apakah emosinya stabil?&#8221;. Ini juga masukan dari salah seorang adek kelas. Kalo emotional stablenya bagus dia sudah mulai masuk area kedewasaan yang matang.<br />
<b>Pemikiran: </b><br />
Menyatukan visi itu sangat penting sehingga tau mau dibawa kemana keluarga ini? Atau pendidikan semacam apa yang diberikan kepada anak. Visi bisa ditanyakan langung, &#8220;apa visimu wahai calon teman setiaku?&#8221;. Untuk ngecek beliau ngegombal atau gak, cek melalui detektif lewat pertanyaan, &#8220;Bahasan apa yang sering diperbincangkan? Agama? Pendidikan? Sepak Bola?&#8221;. Kalo pengen yang sama-sama berjuang dalam berdakwah pilih yang mengutamakan bahasan agama. Tambahan, kalo pengen yang cerdas selidiki sekritis apa dia menilai sesuatu.</p>
<p><b>Buruk rupa: </b><br />
Kalo ini&#8230; foto tidak menjamin sama dengan kualitas fisiknya. Baiknya ketemu langsung atau kalo cari aman (dari penyakit hati), lihat dari kejauhan bagaimana sebenarnya fisiknya. Kalo anaknya berjilbab gak mungkin donk minta dibuka gitu, tanya ke temen deketnya apakah ada yang minus? misal ada yang tidak normal atau punya penyakit kulit?.<br />
<b>Pemboros: </b><br />
&#8220;Bagaimana model belanjanya? Membeli tanpa pikir panjang? Sering ngutang?&#8221;<br />
<b>Penggosip: </b><br />
Pancing orangnya dengan membeberkan atau menanyakan salah satu kejelekan orang . Kalo tidak berminat oohh aman.<br />
<b>Perokok: </b><br />
&#8220;Berapa batang rokok yang dihabiskan setiap hari? Tipe social smoker atau sak karepe dewe smoker?&#8221;</p>
<p>Mulai centang dan uncentang jawaban, yang prinsip wajib terpenuhi semua, kalo gak ntar bisa stress lo. Yang tidak disenangi masih bisa ditoleransi jika ada 1 atau 2 tidak sesuai maunya kita, kita bisa bersabar untuk membentuk dia dikemudian hari. Karena eh karena mau yang 100% sesuai kemauan susah bok. Yang perlu digarisbawahi jangan berharap yang muluk-muluk jika kamu atau calon teman setiamu tidak memenuhi salah satu kriteriamu lalu berikrar: &#8220;Saya saat ini memang masih&#8230;. Tapi saya akan mencoba dari sekarang dan besok untuk tidak begini lagi&#8221;. Mungkin niatnya terlaksana untuk 1-2 bulan setelah menikah, tapi setelah itu kembali lagi ke asal <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Karena kebiasaan baik itu dipupuk selama paling tidak 2 tahun.</p>
<p>Yang paling utama adalah memohon jawaban Tuhan lewat sholat istikharah berkali-kali. Sebelum ijab qabul baiknya niat ingsun, &#8220;Ya Rabb inilah orang terbaik yang EngkauÂ  pilihkan untukku. Jika kelak ada yang tidak puas aku tidak akan mengungkit-ngungkit masa taarufku dahulu.&#8221;. Mungkin ada yang ingin menambahkan bagaimana sebaiknya model pertanyaan taaruf? Atau ada yang kontra? Sumonngo di feedback.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/tips-taaruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah pro multiple intelligence</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/sekolah-pro-multiple-intelligence/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/sekolah-pro-multiple-intelligence/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 May 2007 18:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2007/05/27/sekolah-pro-multiple-intelligence/</guid>
		<description><![CDATA[Aku nulis draftnya waktu awal mei dulu, tapi ga papa lah tak post sekarang alih-alih buat dokumentasi pribadi juga:
Di Metro tv design and decor hari Minggu tanggal 29 April, ternyata di Indonesia ada sekolah yang menghargai perbedaan kecerdasan anak. Cuman gak jelas nama sekolahnya apa, dan lokasinya di mana soalnya ane ngantuk berat di awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku nulis draftnya waktu awal mei dulu, tapi ga papa lah tak post sekarang alih-alih buat dokumentasi pribadi juga:</p>
<p>Di Metro tv design and decor hari Minggu tanggal 29 April, ternyata di Indonesia ada sekolah yang menghargai perbedaan kecerdasan anak. Cuman gak jelas nama sekolahnya apa, dan lokasinya di mana soalnya ane ngantuk berat di awal nonton. Di sekolah tersebut yang menjadi bahasan utama adalah sekolah untuk anak prasekolah. Sebenarnya ekolahnya sendiri didesign untuk anak pra sekolah sampai SMU, tetapi mendesain gedungnya menggunakan konsep puzzle&#8230; (sori lupa). Jadi setiap masa transisi seperti SD, SMP dan SMU didesign sangat berbeda meskipun berada dalam satu lokasi. Inti dari desainnya adalah agar anak betah dan tidak bosan berada di situ selama 15 tahun. Bagi anak pra sekolah, tempatnya dibuat banyak sesi, untuk seni, logic, bahasa, multimedia, ada koleksi reptil dan jenis hewan lain agar siswa mengetahui langsung prilaku hewan, dan lain-lain pokoknya lengkap deh. Sehingga yang paling penting menurut ownernya anak-anak bisa memutuskan sendiri aku senang yang mana??. Ada kamar mandi yang didesain sedemikian rupaÂ  untuk toilet training anak-anak.</p>
<p>Kursi-kursi belajar di sana kebanyakan dibuat dalam bentuk melingkar, nah bukan sistem kelas dengan guru diktator bukan? Pada beberapa kelas dinding sekeliling kelas didominasi oleh kaca, sehingga siswa tidak stuck dan lebih fresh karena sekelilingnya terlihat tumbuh-tumbuhan yang menghijau.</p>
<p>Tips dari salah satu pendidik pra sekolah di sana adalah: Sediakan sebanyak mungkin mainan buat anak baik yang sudah jadi atau barang bekas yang dapat dieksplorasi oleh anak. Misalnya botol plastik, sedotan meski sederhana tetapi bentuknya lentur dan anak-anak bebas mengeksplorasi untuk dibuat bunga misalnya, dan lain-lain. Warna-warna untuk peralatan seperti kursi, meja, lemari mainan, beri warna kuning dan biru untuk ketenangan, abu-abu untuk konsentrasi. lantai juga tidak dibuat monoton putih semua, tetapi diselingi beberapa lantai warna abu-abu dengan model petak abu-abu yang tidak sama dengan petak di lantai bagian lain.</p>
<p>Naah, milih sekolah yang pro multiple intelligence seperti ini atau homeschool?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2007/05/27/sekolah-pro-multiple-intelligence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
