Di Sini Siang, Berarti Sekarang Di Madiun Malam Ya?

Jam 10 pagi, Kiyu ngajak ke luar rumah mau bersepeda, trus Kiyu nanya:
Q: “Ma, sekarang Mataharinya di sebelah mana?”
Mama: “Itu mulai ke atas”.
Q:”Matahari kok geser-geser terus ya??”.

kiyu_mataharibergeser

Nah, karena kami sudah punya globe, maka Bapaknya ngasih tahu kalo yang bergeser itu sebenarnya bumi bukan matahari. Lalu ditunjukkan bagaimana Matahari (menggunakan senter) menyinari bumi yang berputar sehingga matahari terlihat bergeser. Malemnya aku ajak Kiyu bermain globe lagi, aku coba tempeli globenya pake gambar manusia tulang dari kardus susu Boneto. Permintaan Kiyu satu tinggal di Rusia, satu tinggal di Amerika, nah kebetulan posisinya bersebrangan, jadi proses bergantinya siang dan malam jadi lebih jelas. Maksud ane menjelaskan jawaban dari pertanyaan matahari yang bergeser, eh Kiyu dan adiknya jadi asik mainan lampu. Kiyu menjelaskan ke adiknya: “Coba lampu kamar ini dimatikan, kamar satunya dinyalakan. Naaa bayangannya jadi seperti ini. Sekarang lampunya dimatikan semua, coba senter ini tak nyalain bayangannya sebelah mana hayo..”. Hahahha jadi belajar bayangan deh.

Tapi besoknya, pas lagi mainan, tiba-tiba Kiyu membuat kesimpulan seperti ini: “Ma, di sini siang. Sekarang di Madiun brarti malam ya Ma?”. Hihihi, rupanya meski semalem terlihat tidak memperhatikan malah main bayangan, rupanya Kiyu cukup mengerti, Read more

Ide-Ide Kiyu Bermunculan

“Ma, liaten ini Ma”, heheh ini kalimat yang semakin sering aku dengar akhir-akhir ini. Ada aja yang ditunjukkan, misalnya badannya diikat dengan pengukur baju (meteran baju) ke penyangga LCD, “Aku bisa diangkat ni!”. Kadang saat pegang karet gelang, diputer-puter sampai talinya menyilang, dengan percaya dirinya Kiyu ngasih tahu step-by-step cara membuatnya, “Mama bisa gak bikin ini?. Ginii, ginii, diputer, dimasukkan tangan, jadi deh, ayo mama coba”. Saking seringnya menunjukkan idenya, aku sampai gak ngerasa kalo Kiyu udah bisa membuat tali mati dengan caranya sendiri. Woo hebat!.

Oh ya, ketika membuat clay, Kiyu pengeeeen sekali membuat clay Tricheratops. Tapi karena menurutnya susah, tiba-tiba sambil mengacungkan jari telunjuk di pelipisnya (ciri khas orang dapet ide :D ), Kiyu bilang, “Oh ya aku punya ide!”. Apa coba, patung Tricheratopsnya ditutupi clay, kekekee, trus difotolah hasil karya-karyanya diantaranya, tryceratopsnya tadi, robot, dan apa itu ya??.

kiyu_banyakIde

Episode banyak ide ini menyenangkan sekali, tapi ada saat yang cukup mengujiku terutama saat ngantuk berat, lagi buru-buru, atau saat bicara dengan orang baik itu telp/sms/chatting terutama saat transaksi online shopku. Weeeee, okeh harus tetap konsisten mengajari dan memberi penghargaan ke anak.

Teruskan nak, orang banyak ide gak akan mati gaya ;) .

El Bisa Menempel Juga Lho!

Aktifitas motorik halus yang paling disuka Kiyu menempel & menyambung pakai selotip. Adiknya jadi tertarik menempel juga. Menempel selotip cukup sulit lho untuk pertama kalinya, ketika berhasil menempel terlihat surprise di bola mata El yang membesar, lalu tepuk tangan, “Hoyeeeeeee”.

Ini salah satu aktifitas menempel El, lalu kak Kiyu semangat mendandani adiknya jadi muka stiker haha. Lihatlah betapa bangganya El didandani kak Kiyu kayak gini :D

el_menempel

Bermain Terus, Don’t Worry Be Happy Mama

Di satu pagi tepat setelah aku bekerja keras memandikan dan memakaikan baju 2 anak yang berlarian terus, hujan turun. Kiyu memandangi tetesan hujan dengan wajah tergiur ingin merasakan badannya satu persatu terkena tetesan air hujan. Badannya mulai mendekat ke air hujan sembari melirikku nakal. “Hff, Kak Kiyu kan baru saja mandi ya. Jangan hujan-hujanan dulu ya. Boleh si, tapi ntar habis hujan-hujanan mandi sendiri ya, mama capek mandiin lagi, mama laper mo makan dulu”, ucapku. Lalu terjadilah debat kata dan debat fisik, hehe.

Sore hari, Kiyu siap-siap mandi. Seperti biasa dia mengambil 2 mainan untuk teman mandi, tiba-tiba hujan turun. Horeeey!. “Kaaak, hujan ni, ayokkk hujan-hujanan!. Heran, Kiyu gak mau. Aku coba goda dia, aku angkat ke luar halaman, tapi anaknya tetep gak mau, geyel mau mandi sambil mengapung-ngapungkan mainannya di bak, padahal ini rutinitas tiap mandi!.

Hmm rupanya semenarik apapun tawaran orang tua, kalo anaknya lagi pengen yang lain ya tetep aja gak mau. Pantesan tawaran unit study ku sering ditolak Kiyu padahal jelas-jelas materi yang dia suka.

Ada cerita lain yang seringkali kami temui di keseharian Kiyu yang kurang bisa bergerak cepat. Contoh ketika kami buru-buru pulang dari tempat cuci mobil karna tidak betah kepanasan, Kiyu tidak menggubris kami sama sekali, malah sebelum naik mobil berhenti sejenak seperti melamun (nohh bikin geregetan kan) lalu bertanya, “Ma kenapa atapnya pom bensin kok warnanya merah dan putih?”.

O ow, rupanya sediam-diamnya anak, bukanlah melamun, otak mereka super, bukan melamun Ma, tapi berpikir!. Emang Mama :p

Aku yang kadang-kadang lupa garis-garis haluan mendidik anak yang gak boleh melampiaskan emosi negatif, gak boleh maksa, gak boleh sering melarang, dan bingung lihat anak yang seharian sibuk dengan mainannyaaaa aja, kini nyoba melebur kembali ke dunia mereka.

Asyiknya Bermain

Suatu siang Kiyu aku ajak bikin gelembung, tapi dia gak minat padahal hari sebelumnya ingin banget, yang terlihat menarik baginya yang ada di depan mata ketika itu. Sepeda!. Ya, Kiyu lagi seneng-senengnya bisa bersepeda mengayuh dengan kedua kakinya secara bergantian (biasanya yang menekan cuma kaki kanan). Mending kalo sore, la siang bolong teriknya Surabaya. Coba ah, ok deh aku turuti dengan syarat, “Ya deh bersepeda, tapi Mama gak ngikuti ya, karena ini siang Mama gak betah panas, Mama tungguin duduk di depan pagar, kamu bersepeda aja tapi jangan belok terlalu jauh biar bisa dilihat Mama”. Kiyu setuju. Tapi biasalah, bukan Kiyu kalo cuma bersepeda, ya mampir-mampir dalam waktu yang tidak sebentar. Ambil daun, kayu, batu, main daun putri malu. Apalagi adiknya ikut-ikut. Naaa ternyata Mamanya akhirnya juga ikut-ikut :D . Foila! Read more

Si Peniru Kak Kiyu

Sewaktu Kiyu umur setahunan, kiyu takjub sekali melihat Omnya yang kelas 1 SD mandi sendiri, “byor byor byor!!!”. Lalu kiyu berusaha niru mandi sendiri, byur byur!!. Nah mungkin ini salah satu yang menginspirasi suami minta adik lagi, haha, katanya setelah kelahiran si El, “Kalo kita ndidik kiyu bagus, ntar adiknya gampang soalnya udah ada model yang dia tiru”.

El_peniruKakKiyu

Benar saja, selain hal-hal bikinan El sendiri si pencipta tari, El banyak tiru-tiru kakaknya. Kalo mo bobok, ambil buku trus diangkat diacung-acungkan ke aku, “Ogggwwhhh Owgghhh!!”. Aku ceritakan itu apa, belum selesai, dibalik dilihat belakangnya, aku ceritakan yang dia lihat, belum selesai, buka buku dari sisi atasnya (umumnya kan dari sisi samping). Lainnya, mendorong sepeda punya kakak yang lebih besar darinya, muter-muter terus, soalnya El kan pegang setirnya agak belok, jadi muter terus :D . Habis dorong sepeda, El pengen duduk di sadelnya, karena terlalu tinggi, El mencermati bagian samping, bawah, dan belakang sadelnya, mungkin pikirnya, “bisa gak ya diturunin!”, haha. Itu yang bagus-bagus.

Yang begini niru kak Kiyu juga: Kalo Kak Kiyu marah karena mainannya dibongkar dan teriak-teriak “huhhhh hahhhh!!!”, adek El langsung jawab “Hah!”. oh ya pernah juga rambutku diolesi pasta gigi sama Kiyu dan adiknya ketawa-ketawa, besoknya adiknya udah canggih niru, rebutan lauk lele sama aku, kirain dimakan gak taunya diolesin ke rambutku ^-^.

Seru juga punya balita-balita, yang begini gak akan terulang esok-esoknya kecuali kalo mo punya balita lagi :) . Buat temen-temen yang baru dan akan punya balita dua, silahkan menikmati capeknya
tapi senang dan lucunya punya balita-balita ;) .