Si Peniru Kak Kiyu

Sewaktu Kiyu umur setahunan, kiyu takjub sekali melihat Omnya yang kelas 1 SD mandi sendiri, “byor byor byor!!!”. Lalu kiyu berusaha niru mandi sendiri, byur byur!!. Nah mungkin ini salah satu yang menginspirasi suami minta adik lagi, haha, katanya setelah kelahiran si El, “Kalo kita ndidik kiyu bagus, ntar adiknya gampang soalnya udah ada model yang dia tiru”.

El_peniruKakKiyu

Benar saja, selain hal-hal bikinan El sendiri si pencipta tari, El banyak tiru-tiru kakaknya. Kalo mo bobok, ambil buku trus diangkat diacung-acungkan ke aku, “Ogggwwhhh Owgghhh!!”. Aku ceritakan itu apa, belum selesai, dibalik dilihat belakangnya, aku ceritakan yang dia lihat, belum selesai, buka buku dari sisi atasnya (umumnya kan dari sisi samping). Lainnya, mendorong sepeda punya kakak yang lebih besar darinya, muter-muter terus, soalnya El kan pegang setirnya agak belok, jadi muter terus :D . Habis dorong sepeda, El pengen duduk di sadelnya, karena terlalu tinggi, El mencermati bagian samping, bawah, dan belakang sadelnya, mungkin pikirnya, “bisa gak ya diturunin!”, haha. Itu yang bagus-bagus.

Yang begini niru kak Kiyu juga: Kalo Kak Kiyu marah karena mainannya dibongkar dan teriak-teriak “huhhhh hahhhh!!!”, adek El langsung jawab “Hah!”. oh ya pernah juga rambutku diolesi pasta gigi sama Kiyu dan adiknya ketawa-ketawa, besoknya adiknya udah canggih niru, rebutan lauk lele sama aku, kirain dimakan gak taunya diolesin ke rambutku ^-^.

Seru juga punya balita-balita, yang begini gak akan terulang esok-esoknya kecuali kalo mo punya balita lagi :) . Buat temen-temen yang baru dan akan punya balita dua, silahkan menikmati capeknya
tapi senang dan lucunya punya balita-balita ;) .

El Dan Musik, Enrichment atau Dibatasi Saja?

Melanjutkan tulisan tentang El yang peka dengan suara, di umurnya yang hampir satu tahun ini El semakin menunjukkan kepekaannya dengan suara khususnya musik. Misalnya saja ketika lagi duduk-duduk di bawah meja kerja Bapaknya (agaknya ini jadi rumah kecilnya El) lalu terdengar suara backsound Metro TV pertanda back from iklan, El buru-buru merangkak keluar kamar segera nonton TV. Segera setelah suara musik yang cuman 30 detik itu habis, El kembali main lagi.
El dan Musik
Yang lebih lucu dan menggemaskan, El punya gaya menari sendiri gak niru siapapun dan gerakannya itu lho bisa pas dengan musiknya. Kalo musiknya slow goyangin tanggannya sambil duduk. Kalo musiknya ngebeat langsung berdiri pegangan meja komputer sambil memukul-mukulkan kakinya. Trus bergantian goyang-goyang kepala, gerak-gerakin tangan, lalu kakinya. Kadang ngepasin gaya, berdiri gak pas, trus duduk, trus berdiri lagi ^-^.

Saat terpikir ingin menulis tentang ini, aku sedang nonton acara Kick Andy seri Tunas-Tunas Harapan Bangsa. Read more

Eksplorasi Suara Ala El

El ketawa

Ketika umur 7 bulan, El nemu pipa kerangka tenda yang lepas. Tanpa ada yang ngarahin El coba-coba, “cek cek beiby cek” , wahahahhaha emang iklan XL!. El nyoba suaranya, “Ooooogh ooooogh”, trus ketawa-ketawa. Langsung aku respon, “Loo keluar suara keras!”. Trus kak Kiyu tiru-tiru, jadilah permainan bersuara di pipa.

Lama-lama El jadi semakin canggih coba-coba suara dengan berbagai peralatan se nemunya El, ada mangkuk, botol, galon, toples plastik, tempat bedak yang gak berlubang, piring plastik. Nah kebetulan ada barang yang suka diliatin El, kipas angin. Jadi aku coba panggil namanya di depan kipas angin, El seneng sekali denger suaraku jadi kayak robot gitu. Lalu ditirulah.

Akhirnya sampek umurnya yang 9 bulan ini, segala yang berhubungan dengan suara jadi menarik buat El, seperti menabu, membuat suara dentingan, dll. Sampek suara kepalanya yang gak sengaja terbentur dinding jadi menarik, buktinya diulangi lagi sambil cengengesan gitu. Eh tapi mungkin karena tak respon, “loo daduk ada suaranya ya!” :D