Seorang teman baikku yang kreatif lagi jenuh dengan pekerjaannya. Seperti waktu aku dulu yang hampir 1 tahun jenuh dengan pekerjaanku. Hasilnya emang tidak banyak yang bisa dihasilkan kecuali cuma mengeluh, capek rasanya dalam kondisi seperti ini. Now I’m a full day mom, emang aku jadi sedikit banget jenuh dibanding dulu padahal aku jarang keluar perumahan dan aku orang yang gampang bosen, ya karena aku menikmati hari-hari membesarkan anak, cuma yang bikin gelisah karena aku belum bisa menghasilkan sesuatu selain membesarkan anak tadi.

Pernah aku bertanya pada temen lain. “Gak bosen kerja itu-itu mlulu?”, sambil ketawa dijawab, “Bosen? wajar lah, soalnya kerjaannya gini-gini aja. Kalo orang gak bosen itu malah yang aneh”.

Dulu waktu masih umur 20an aku nanya sama temenku cowok yang umurnya hampir sama, “Kalo seandainya kamu di tempat kerja dipentungi sama anak bosmu setiap hari apa yang kamu lakuin?”, dijawab, “Aku akan tetap sedia datang ke kantor setiap hari dengan keadaan yang sama dipentungin sama anak bos, karena anak istriku butuh makan dan susu makin hari makin mahal”. Geli juga denger jawabannya yang menurutku antara idealis dan realistis, soalnya dia tu belum nikah pikirannya udah kayak gitu. Yaaa gak semua orang si berpikir karena materi mulu.

People do not like machines, yang butuh dinamika, namun untuk ngadepi sebuah perubahan entah di sisi yang mana yang memungkinkan untuk dirubah butuh energi yang cukup besar. Jadi… sometimes we do like machines untuk SEMENTARA sampai kita berani dan siap untuk berubah.

He he sori ye aku kalo nulis suka kayak menggurui, padahal udah bolak-balik aku delete, ini cuma selintas pikiran aja.. selamat bekerja dan berkarya or all, untuk suamiku tersayang juga..