Aku sedang senang dan cocok dengan gaya belajar tematik atau Unit Study. Kalo kiyu apa aja senang, asal banyak kegiatan dan tidak dipaksa. Sehingga aku pengen nyoba membuat lapbook bersama Kiyu, karena lapbook sebagai salah satu cara mendokumentasikan portfolio belajar secara tematik dan Kiyu sudah sering tempel-tempel di papan madingnya. Sebagai langkah awal, kami membuat karyanya sedikit-sedikit, gak langsung ngerjain di lapbooknya, karena bayanganku nanti lapbooknya bakal digunting-gunting sebelum jadi
.
Sebelum menempel karya-karyanya ke lapbook, aku nanya:
“Kak Kiyu pengen buat lapbook (kiyu belum ngerti apa itu lapbook) tentang bayi apa tentang kereta?”
“Tentang Bayi!!!! Adek El !”. Hi hi kebetulan, padahal tebakanku dia mo jawab kereta.
Berikut hasil lapbooknya:
Sampul
Tulisan bayi dan gambar bayi. Kiyu yang menggunting dan menempel gambar bayi, diambil dari hadiah posternya majalah.

Halaman 1, Adek El bisa
Memilih gambar-gambar bayi dari KMS, sesuai dengan yang sudah bisa dilakukan oleh adiknya. Read more

Sebenarnya ini bukan ide orisinilku, cuma aku kehilangan jejak link blognya untuk dicantumkan di sini. Cara paperless corat-coretnya adalah:
1. Ambil amplop mika/transparan ukuran A4, lebih bagus lagi kalo warnanya putih.
2. Masukkan worksheet, majalah, atau pola tulisan orang tua.
3. Nah anak siap corat-coret di amplop mikanya menggunakan boardmarker non permanent. Kalo mau mengulang corat-coret lagi tinggal dihapus, jadi gak perlu ngeprint worksheet lagi atau meninggalkan jejak corat-coret di majalah yang membuat majalah ini tidak dapat diwariskan ke adiknya, haha.
Si empunya ide menggunakan cara ini untuk menjiplak huruf hijaiyah saat anaknya belajar menulis huruf hijaiyah. Kalo aku untuk belajar bermain game maze, di gambar atas adalah permainan maze Binoo yang lagi mencari jalan menuju Toopy. Karena Kiyu menikmati menulis pake boardmarker ini yang bisa dihapus, maka aku lanjutkan ke worksheet shadow match. Setelah itu Kiyu aku tinggal ke kamar nenenin adiknya. Keluar dari kamar, surpriseeee!!!! Kiyu punya cara paperless lain: Read more
Recent Comments