<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nikenike &#187; Parenting</title>
	<atom:link href="http://nikenike.net/blog/tag/parenting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nikenike.net</link>
	<description>read my Blog, visit my Shop. Enjoy it!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 09:23:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengasah kepekaan sang Mama</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2009/03/23/mengasah-kepekaan-sang-mama/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2009/03/23/mengasah-kepekaan-sang-mama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 00:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[2-4 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Early Home Education]]></category>
		<category><![CDATA[Kiyu]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Unschooling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2009/03/23/mengasah-kepekaan-sang-mama/</guid>
		<description><![CDATA[Agaknya aku mulai tertarik dengan model pembelajaran child-led learning/unschooling. Belum banyak baca si tepatnya seperti apa, hanya tahu secara umum. Yang penting learn by doing, daripada bingung dan kebanyakan baca teorinya kan gak pernah akan ada valuenya. Pas bicara sama suami, kami sepakat untuk tidak terlalu banyak mendikte atau menyuapi anak dalam proses pembelajaran, biar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agaknya aku mulai tertarik dengan model pembelajaran child-led learning/unschooling. Belum banyak baca si tepatnya seperti apa, hanya tahu secara umum. Yang penting learn by doing, daripada bingung dan kebanyakan baca teorinya kan gak pernah akan ada valuenya. Pas bicara sama suami, kami sepakat untuk tidak terlalu banyak mendikte atau menyuapi anak dalam proses pembelajaran, biar dia lebih bebas berpikir dan memilih. Karena sebelumnya baik aku sama suami kadang kurang sabar ngasih tahu ke anak kalo seharusnya x tuh gini loohh. Atau aku tidak sengaja memangkas keingintahuan anak seperti ketika dia mo nyendok pake sendok sayur yang besar buat nyendok teh di gelasnya, aku bilang, &#8220;pakai sendok yang kecil aja, ini kebesaran gak bisa masuk ke gelas&#8221;. Alasanku, kasian yang nyuci. Kenapa waktu itu gak aku biarin aja dia masukin sendok yang kebesaran itu?? Betul kan?.</p>
<p>Nah ini dia proses transformasi menuju child-led learning <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Berbaris-baris</strong></p>
<p>Aku gak pernah dengan sengaja mencontohkan untuk menata barang-barang sampai rapi berbaris-baris. Satu hari dia aku ajak maen ke playground yang ada di mall-mall. Biasanya dia seneng bukan maen, tapi waktu itu gak mood maenan, gak kayak temennya yang sibuk lompat sana lompat sini, naek mobil-mobilan, prosotan, dll. Aku sama tantenya rada bingung, trus mereka-reka apa karna dia akhir2 ini kurang maen keluar rumah ya.. kok jadi canggung gitu. Yang bikin geli, abis temen2nya naek kuda2an/kijang2an, dia yang nata maenannya, dibuat baris berbaris, klklklk kok mau-maunya kamu nak. Abis itu di rumah semua barang-barang dijejer-jejer, mulai dari sandal, mobil2an, sampai bapak sama pakdenya diatur disuruh baris <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Dan gambar di bawah ni dia lagi nata mainan bulan sabitnya.</p>
<p><img src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/kiyu_berjejer.jpg" alt="kiyu_berjejer" /></p>
<p>Aku gak ikut ngatur2&#8230; cuman nanya kiyu bikin apa ni? Bilangnya ular, kadang kereta api. Akhirnya aku manfaatin nyontohin ordering dari kecil ke besar, atau mengkategorikan dengan menata warna yang sama&#8230;<span id="more-198"></span></p>
<p><strong>Sama!</strong></p>
<p>Mungkin pas aku minum susu bareng dia, pernah bilang, &#8220;sama! mimik susu yah&#8230;&#8221;. Akhirnya kiyu sering menyama-nyamain apa aja meski gak sama persis. Pas aku sama sodara barengan nenenin dedek, dia bilang, &#8220;nyama (sama), mimik semua!!&#8221;. Waktu nonton tv, hostnya pake t-shirt garis-garis merah putih, dia bilang, &#8220;baju sama!!&#8221;.&#8221;yang mana? sama punyak siapa?&#8221;. &#8220;sama punyak kiyu&#8230; baju reyot (reog maksutnya)&#8221;. Baju favoritnya reog yang sering banget dipakek sampek mbulak, coraknya emang sama garis-garis merah putih. Hihihii, trus untungnya keluar ide ngelatih kejelian dia nyari yang gak sama. &#8220;Wahh ya, warnanya sama, merah sama putih!. Ehmmm ada yang gak sama tuuhh.. apa hayooo&#8221;. Kiyu agak bingung. &#8220;Itu tuh gambarnya&#8230;, punya bapaknya ada gambarnya gak??&#8221;. &#8220;Gak ada gambar reyot..&#8221;. Hahahaha</p>
<p>Lain waktu pas minum susu bareng lagi, dia langsung komentar, &#8220;sama, mimik susu! <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8220;. &#8220;Iyah, sama mimik susu. Ini gelasnya yang gak sama apanya ya??&#8221;. &#8220;Ini.. ada gambar kucingnya!! Kumis panjangggg&#8221;. Aha, mulai berhasil, awalnya emang dia fokus ke gambarnya aja, dari contoh sebelumnya soalnya bandingin gambar. Selanjutnya jadi sering banding-bandingin ukurannya, isinya, warnanya, dll. Trus jadi dapat ide lagi buat ngenalin angka, dia kan sering berhitung cuman belum dikasih tahu bentuk angkanya seperti apa. Aku pake model game matching, di kartu2 apelnya aku tulis angka 1-5, trus aku minta dicocokin angka yang sama dimasukin ke gerbong kereta api buatan sendiri (biasa&#8230; kardus susu) yang udah aku tulis angkanya juga, atau dicocokin ke angka yang ada di puzzlenya. Trus berhitung lagi <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Selanjutnya mama akan belajar terus ngasah kepekaan, biar nantinya kita bisa click and engage sama anak <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Makasih buat temen-temen di milis sekolahrumah dan khususnya para mommy di klubsinau yang menginspirasi <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2009/03/23/mengasah-kepekaan-sang-mama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita yang Pertama</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2009/01/02/cerita-yang-pertama/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2009/01/02/cerita-yang-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 20:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[0-2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Kiyu]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2009/01/02/cerita-yang-pertama/</guid>
		<description><![CDATA[Pas nonton idola cilik, si Bastian nyanyi Kepompong dengan koreografi yang lucu. Karna di akhir nyanyi sama Oky disuruh bolak-balik nyanyiin refnya, kiyu jadi suka niru-niru bait &#8220;kepompong&#8230; merubah ulat menjadi kupu-kupu&#8221;. Tapi ya gak sesempurna itu sodara-sodara yang jelas cuman kata kepompong sama kupu-kupunya. Trus tiap ada lagu ini kiyu langsung beranjak berdiri. Nah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pas nonton idola cilik, si Bastian nyanyi Kepompong dengan koreografi yang lucu. Karna di akhir nyanyi sama Oky disuruh bolak-balik nyanyiin refnya, kiyu jadi suka niru-niru bait &#8220;kepompong&#8230; merubah ulat menjadi kupu-kupu&#8221;. Tapi ya gak sesempurna itu sodara-sodara yang jelas cuman kata kepompong sama kupu-kupunya. Trus tiap ada lagu ini kiyu langsung beranjak berdiri. Nah kebetulan baitnya pas bagus. Coba kalo pas lagu &#8220;Racuuoonn!!! Wanita racun dunia!&#8221;. Nah lo, meski anak gak peduli dengan maksudnya, tapi aku gak bisa berlanjut dengan cerita tentang lagu ini.</p>
<p><img src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/kiyu_bobok.jpg" alt="kiyu_bobok" align="left" />Malemnya sebelum tidur aku ajak dia nyanyi kepompong, tentu seneng donk anaknya! Nah karena metamorfosis kupu-kupu ini paling gampang, maka aku bisa langsung cerita ke dia tanpa belajar dulu, hihi. Ini pertama kali aku cerita dan sukses. Karna anaknya belum bobok, aku lanjutin dengan cerita pasukan bergajah yang ada di surat Al-Fiil. Yah, sesuatu yang terlihat mudah kalo gak pernah dicoba akan terasa susah dan canggung, termasuk perkara mendongeng ini. Karna sebelumnya aku terbiasa cerita berdasarkan gambar yang ada di buku yang dipegang kiyu, sekarang kudu cerita dengan media tangan aja, gimana caranya anak bisa mengimajinasi cerita trus ditambah lagi kosa kata anak terbatas, eit ada lagi aku ni juga punya penyakit akut kalo cerita ke orang dewasa banyak ketawanya trus ujung-ujungnya pada gak ngerti <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> . Tapi menurutku nih, kiyu ngerti kok <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> :D, buktinya dia menikmati sesekali ketawa-tawa sambil niru kata2ku dan gak bobok2 juga, sampek aku berulang ke cerita kepompong dan balik lagi ke pasukan gajah :O.<span id="more-182"></span></p>
<p>Yang bikin sukses tuh diantaranya: manfaatkan tangan, misal &#8220;ada seekor ulat naek ke atas pohon&#8230;&#8221;, sambil tangan meliuk-liuk ke tangannya sampek kepala, otomatis geli dan ketawa kan .. :p. Trus tokohnya hewan, karna yang dia tahu dan paling suka sekarang hewan, maka untuk kisah di Alquran aku pilih yang ada gajah dan burungnya dulu. Kalo pengen dia niru kalimat thoyyibah, ucapkan seekspresif mungkin, &#8220;Alhamdulillah!!!! Makasih ya Allah ulat sudah kenyang!&#8221;. Na dia bakal ikutan niru &#8220;Alhamdulillah&#8230; ya Allah..&#8221;</p>
<p>Ini sebagai catatan pribadiku juga, ntar kalo aku rada gak sukses ngedongengin, buka catatan ini lagi <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2009/01/02/cerita-yang-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nanny 911</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 17:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2008/02/03/nanny-911/</guid>
		<description><![CDATA[Ini acara reality show yang ditayangin Metro TV tiap hari sabtu jam 16.00. Kalo googling emang udah banyak si yang ngasih review dan kebanyakan reviewnya positif, aku boleh dong ngasih review dengan bahasa yang berbeda  . Nanny 911 ni agent yang siap membantu keluarga yang memiliki masalah seputar anak yang super bandel, sulit dikendalikan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini acara reality show yang ditayangin Metro TV tiap hari sabtu jam 16.00. Kalo googling emang udah banyak si yang ngasih review dan kebanyakan reviewnya positif, aku boleh dong ngasih review dengan bahasa yang berbeda <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Nanny 911 ni agent yang siap membantu keluarga yang memiliki masalah seputar anak yang super bandel, sulit dikendalikan, ketergantungan sama benda tertentu semisal dot, dll. Kebanyakan si keluarga yang sering ditampilkan yang punya banyak anak atau kadang kembar sampek 4 gitu. 3 Nanny yang akan ditugaskan diantaranya Deb, Stella, dan Yvonne. Setelah nonton &#8220;klip&#8221; kekacauan di keluarga yang sedang butuh bantuan, Lillian menganalisa permasalahan kemudian nunjuk nanny yang pas untuk ngatasi permasalahan keluarga tersebut. Kalo aku amati siy, nany Stella untuk masalah2 anak yang kurang disiplin atau ketergantungan sama benda tertentu karena karakter Stella yang keras dan tegas. Yvonne aku belum pernah nonton aksinya, sedang nanny Deb untuk anak-anak yang pemarah, pemukul, dan bandel karena karakter deb yang lebih lunak dan mampu berinteraksi lebih baik dengan anak-anak.</p>
<p>Dari cara Lillian memilih nanny, emang bener si kalo style parenting tiap orang tua itu bisa jadi baik untuk anak A, tapi  tidak cocok untuk anak B. Tapi kalo aku pribadi lebih cocok dengan metode nanny Deb yang banyak mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak kecil, semisal duduklah ketika berbicara dengan anak sehingga tinggi badan sejajar atau kita bisa kontak mata dengan baik, latih anak mengekspresikan  perasaannya semisal &#8220;aku jengkel karena&#8230;&#8221; kalo gak bisa dipancing dengan menebak &#8220;apa kamu jengkel karena&#8230; atau &#8230; &#8221; sampai anak bilang &#8220;ya.. dia siii gini&#8230;&#8221;, sehingga anak nggak mengekspresikan dengan menendang atau memukul lawannya, trus bernegosiasi dengan anak.</p>
<p>Enaknya disuguhkan acara seperti ini, kita jadi tahu betapa ruwetnya ngurus anak jika tidak dikendalikan sejak dini. Dan jadi tahu juga ooo ternyata kalo terlalu nurut kemauan anak, kalo terlalu possesif sama anak, kalo terlalu bawel sama anak, dll &#8230; jadinya kayak gitu dan ini disampaikan secara visual sehingga lebih banyak pelajaran yang bisa diambil(sebelum bosan sii <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) daripada sekedar membaca tips-tips parenting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2008/02/03/nanny-911/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bonding with Kiyu</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2007/10/01/bonding-with-kiyu/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2007/10/01/bonding-with-kiyu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2007 16:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[0-2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kiyu]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2007/10/01/bonding-with-kiyu/</guid>
		<description><![CDATA[
Kiyu ini dulunya kalo nangis cuma seperlunya, seneng donk mamanya yang kayak aku gini dikasih anak yang gak rewel  . Dibawa siapa aja okeh, tapi kalo ditinggal 5 hari trus maksud mamanya kangen-kangenan gitu eh ni anak tetep aja cuek. Tapi 3 minggu lalu si adek asisten ngelaporin:
&#8220;Kiyu pas ditinggal tadi rewel banget, lucunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://nikenike.net/blog/wp-content/uploads/2007/10/bonding.jpg" alt="Bonding" /></p>
<p>Kiyu ini dulunya kalo nangis cuma seperlunya, seneng donk mamanya yang kayak aku gini dikasih anak yang gak rewel <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Dibawa siapa aja okeh, tapi kalo ditinggal 5 hari trus maksud mamanya kangen-kangenan gitu eh ni anak tetep aja cuek. Tapi 3 minggu lalu si adek asisten ngelaporin:</p>
<p>&#8220;Kiyu pas ditinggal tadi rewel banget, lucunya dia tadi merangkak sambil nangis ke kursi komputer nyari mbak nike&#8221; atau &#8220;menggedor-gedor pintu kamar sambil ngomong ema-mah&#8221; heheh kalo yang ini kebetulan.</p>
<p>Setelah itu aku siap-siap ke kamar mandi sambil bawa handuk,  tau gitu Kiyunya nangis lagi.</p>
<p>Reaksiku: &#8220;Oh anakku, kenapa jadi cengeng?&#8221;<span id="more-152"></span></p>
<p>Tapi setelah bermenit-menit dipikir dan baca pengalamannya <a href="http://rhandry.blogspot.com/2007/05/anak-2-thn-masih-nempel-wajar-lagi.html" target="_blank">Ibu Rien</a>, aku jadi bersyukur dan ingat, &#8220;Loh bukannya ini yang aku pengenin dari dulu? Anak lebih dekat dan nyaman dengan Ayah dan Ibunya daripada orang lain <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  &#8220;. Naaa ini dia yang dinamakan <a href="http://www.kidshealth.org/parent/pregnancy_newborn/communicating/bonding.html" target="_blank">bonding</a>! Ketika di usianya 7-8 bulan dia baru bisa mengekspresikan sebuah ikatan dengan menangis <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kalo sama ayahnya gimana?</p>
<p>Ayahnya kiyu ni lebih penyenang anak-anak daripada aku, cuma untuk kali ini yang menang mamanya :p, selain karena hampir 1 bulan ini ayahnya keluar kota, aku lebih terikat secara hormonal baik selama kehamilan maupun melalui ASI.</p>
<p>Jadi, rugi donk kalo buru-buru menilai anak sendiri cengeng toh sekarang sudah gak begitu rewel <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2007/10/01/bonding-with-kiyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempersiapkan ASI</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2007/09/21/mempersiapkan-asi/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2007/09/21/mempersiapkan-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 14:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kiyu]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2007/09/21/mempersiapkan-asi/</guid>
		<description><![CDATA[Aku ikutan support go ASI eksklusif ah..
Untuk kiyu sendiri nilai ASI ekslusifnya 9,4   Alhamdulillah
Ini waktu yang tepat juga buat ikutan rame-ramein sadar ASI, teruntuk temen-temen tersayang yang baru terdeteksi strip dua  
Hmm, sebelumnya aku ikut sedih karena beberapa teman terdekat yang kelahirannya berdekatan dengan kiyu tidak bisa memberi ASI dengan sempurna, keluarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku ikutan support go ASI eksklusif ah..<br />
Untuk kiyu sendiri nilai ASI ekslusifnya 9,4 <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah</p>
<p>Ini waktu yang tepat juga buat ikutan rame-ramein sadar ASI, teruntuk temen-temen tersayang yang baru terdeteksi strip dua <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hmm, sebelumnya aku ikut sedih karena beberapa teman terdekat yang kelahirannya berdekatan dengan kiyu tidak bisa memberi ASI dengan sempurna, keluarnya cuma sedikit, dan apalah daya formula jadi pilihan.</p>
<p>Kalo menilik bayi siapakah yang bisa meneguk ASI dengan lancar, sama konsepnya dengan rizki dan ASI sendiri juga bagian dari rizki bukan <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tidak kebayang sebelumnya, ternyata memberi ASI aja cukup <em>complicated</em>. <strong>Aku pikir semudah: bayi lahir&#8211;&gt; menangis kehausan &#8211;&gt; ASI keluar &#8211;&gt; bayi langsung mum mum mum. Hoo salah besar!!.</strong></p>
<p>Ada sebuah proses edukasi untuk sang jabang bayi, gimana caranya mum mum, jadi hari pertama kalo ASInya langsung keluar deras, kan kasian juga, tersedak donk. Belum lagi fisik ibunya yang beradaptasi dengan ASI yang lagi produksi hebat pertama kalinya, bengkak dan kalo disenggol sakit. Yoohh ternyata&#8230;</p>
<p>Jadi yang tidak boleh ketinggalan persiapan matang sejak kehamilan adalah manajemen laktasi from A to Z. Dulu jujur aja, aku gak persiapan informasi tentang laktasi cuman megang idealisme mo ASI Eksklusif, nah ketika ada masalah seperti bayi kuning, aku jadi agak-agak putus asa, terutama kalo kudu debat sama sodara-sodara atau bidan yang menyarankan dibantu formula dan memberi ancaman ini itu. Mo debat kalo gak punya landasan teori yang kuat gimana, ihh aku bener-bener stresss. Setelah nanya sama <a href="http://mamakintan.blogspot.com" target="_blank">mamakintan</a> dan <a href="http://keluargasuper.blogspot.com" target="_blank">mamanya alin</a> yang udah pengalaman plus support dari suami, jadi percaya diri deh. Wah ASI tuh mahal ternyata, Subhanallah.</p>
<p>OK, selamat nenenin dedek calon ibu-ibu <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2007/09/21/mempersiapkan-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PRnya Pengasuh Pemula</title>
		<link>http://nikenike.net/blog/2007/08/22/prnya-pengasuh-pemula/</link>
		<comments>http://nikenike.net/blog/2007/08/22/prnya-pengasuh-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 12:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nikenike</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nikenike.net/2007/08/22/prnya-pengasuh-pemula/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Minggu kemarin aku baru pulang dari Jember, kampung halamanku.. untuk urusan mengenalkan Kiyu sama kasih sayang kakek nenek dan sodara2 lainnya , dan karena suatu hal, bulan ini bulan yang paling lama (selama 3 minggu). Biasalah kalo lagi di kampung gini, fasilitas yang dipake sehari-hari di Surabaya jadi terbatas dan 3 minggu ini aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Minggu kemarin aku baru pulang dari Jember, kampung halamanku.. untuk urusan mengenalkan Kiyu sama kasih sayang kakek nenek dan sodara2 lainnya , dan karena suatu hal, bulan ini bulan yang paling lama (selama 3 minggu). Biasalah kalo lagi di kampung gini, fasilitas yang dipake sehari-hari di Surabaya jadi terbatas dan 3 minggu ini aku pake buat eksperimen mendidik anak. Sebelumnya aku dah mengalami sedikit perbaikan setelah sebulan di Madiun (kampung halaman suami) dan belajar dari model pengasuhan mbah Mama (mbahnya Kiyu yg masih muda) sama ponakan-ponakannya. Di Jember kebetulan ada 4 anak kecil, dan sebagai obyek penelitan adekku yang paling buntut, cewek, umurnya 2,3 tahun. Dari pengalaman bermain sama adekku, ini niii daftar yang kudu diperbaiki lagi:</p>
<h3>Memperkenalkan Tauhid</h3>
<p>Di lingkunganku pendidikan di rumah lebih banyak dari sisi moralnya dan dibiarkan menikmati bermain, lain-lainnya di serahkan di sekolah dan TPA. Aku pengen juga si ngerasain dapet pertanyaan seputar aqidah dari anak-anak. Cuman untuk anak yg belum ditanamkan makna beragama, mulai darimana ya? Aku coba dengan doa dulu:</p>
<p><b>MamaNike</b>: &#8220;Bobok sama adek Kiyu yok..! Adek Kiyu kalo mo bobok berdoa, gini ni.. Bismillahirrahmanirrahim, Bismikallahumma ahya wa bismika amut&#8221;</p>
<p><b>Adek</b>: &#8220;Aku, aku, aku..!!&#8221; (Kebiasaan suka ngerebut, tp dia bisanya masih Basmallah, jadinya-&gt; &#8220;Bismillahirrahmanirrahim, Bis..mill..lahirrahmanirrahim&#8221; <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-146"></span><br />
Lain kesempatan aku nyoba dengan lagu, karena dia seneng nyanyi,</p>
<p><b>MamaNike</b>: &#8220;Satu satu aku cinta Allah, dua dua sayang Rasulullah, tiga tiga senang baca Qur&#8217;an. Satu dua tiga jalan masuk surga&#8230;&#8221;</p>
<p><b>Adek</b>: &#8220;Gak gitu&#8230; Satu satu aku cinta mama, dua-dua aku sayang ayah&#8230;.&#8221; (Wah liat gayanya yang menikmati lagu ini, sambil membolak balik angka satu dua tiganya, aku jadi berpikir menunda ngomong2 opo maksudku dengan lagu tadi, hihihihi&#8230;)</p>
<h3>Koleksi cerita</h3>
<p>Kalo pengen anak menikmati cerita kita, tentunya kosakata dan nama-nama tokohnya gak banyak kan&#8230; Sesuai pesan suami kalo ngasih cerita bukan cerita yang sifatnya &#8220;Ngebo<b>DO</b> anak ce<b>NGENG</b>&#8221; ato terlalu fiktif semisal peri. Tapi.., aku ni gak piawai cerita, la temen2ku aja suka bingung dengan gaya ceritaku yang rada bulet apalagi anak-anak <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> !. Jadinya aku pake bantuan buku cerita, aku pilih yang gambarnya menarik yang satu tempel-menempel komponen wajah orang untuk memperkenalkan ekspresi, yang satu lagi cerita nabi tapi tokoh utamanya semut. Yang kurang sukses buku yang kedua, karena alur ceritanya gak sesuai dengan psikologi anak, terlalu kaku dan anaknya hanya antusias di gambarnya aja dan komentarnya yang tak inget-inget sambil nunjuk gambar semut, &#8220;Abu&#8230; bokon-nge!&#8221; <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Kalo pengasuhnya pinter cerita, seharusnya dari komentarnya barusan bisa berlanjut ke cerita yang lebih menarik, bisa memodif cerita yang ada biar lebih simpel ato ngarang ke cerita yang lain. Naah.. cepet-cepet koleksi cerita anak ya MamaNike..</p>
<h3>Punya anak banyak??</h3>
<p>Pas maen sama anak-anak di sini sembari ngejagain Kiyu aku jadi kebayang gimana ya kalo punya anak banyak? Semisal jaraknya kayak anak-anak yang ada di situ, Kiyu 7 Bulan, Adekku 2, 3 tahun, ponakan 6 tahun, adek satunya lagi 8 tahun, kata Mamaku &#8220;Ntar Ibunya ga sempet buang angin aka entut!&#8221; <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Kalo semua berjalan dengan baik si ga papa, sembari ngajak ngomong yang lebih besar, ngajari Kiyu merangkak juga. Tapi kalo lagi rewel semua, misal ni Kiyunya ngantuk berat biasanya dia maunya digendong kalo lagi gitu dan gak mau berisik, tapi yang agak besaran tengkar sama mbaknya trus sama-sama kejer nangis, dan ini kejadian beneran, huah mumet rasane kepalaku. Daaaan aku serahin ke Mamanya masing-masing, aku cuman khusuk ngurusin Kiyuku.  Tapi gak tahu ya gimana manajemen para ortu yang udah sukses didik anak-anaknya yang banyak. Kalo yang ada di pikiranku sekarang si, masing-masing anak kudu dididik mandiri sejak dini. Itu si cuman pikiran, tapi kenyataan kadang diluar dugaan <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Mempersiapkan kesabaran</h3>
<p>Satu hal yang aku khawatirin dari dulu adalah takut aku jadi ortu yang gak bijaksana, soalnya dulu sama adek-adekku gitu.  Semisal kurang menghargai pilihan mereka yang menurut aku kurang sip. Trus lagi aku kalo cerita trus diputus, kan kagak seru&#8230;akhirnya maksain ceritaaameski lawan bicaranya bete. Tapi semua kekhawatiran itu gak kejadian, ternyata membangkitkan mood anak itu gampang. Ato mungkin karena aku gak tiap hari sama mereka ya, jadinya mereka gampang ditriger, sampek-sampek kewalahan juga nanggepi tingkah anak yang lebih hiperaktif daripada kita. Menurutku ni ortu bisa bersabar terus jika mereka lagi gak kedapetan masalah semisal sakit, capek, ato kepikiran sesuatu. Tapi mustahil bukan? Kalo inget aku yang kadang temperamen jadi serasa wajib berdoa &#8220;Ya Rabbi.. lindungi hamba dari emosi yang labil..&#8221;, he he..</p>
<p>PR ku cukup segini dulu. Terima kasih buat adek-adekku yang udah ngasih inspirasi buat mbakmu <img src='http://nikenike.net/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nikenike.net/blog/2007/08/22/prnya-pengasuh-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
